Jumat, November 17, 2017

Tongkat Untuk Tunanetra


Tongkat untuk Tunanetra


Jenis Tongkat 

Tongkat Panjang (longcane
Tongkat Lipat (collapshible cane).


Bagi tunanetra yang keterampilan menggunakan tongkatnya belum sempurna lebih baik tidak usah menggunakan tongkat lipat lebih dulu karena akan lebih aman dan selamat jika menggunakan tongkat panjang. Tongkat lipat akan lebih baik bila digunakan oleh tunanetra yang benar-benar sempurna dalam tehnik penggunaan dan akan efektif dan efisien jika tunanetra sudah mandiri.  











Syarat dan ciri-ciri tongkat panjang sebagai berikut:



1.   Panjang: Panjang tongkat yang dibuat oleh pabrik adalah 132 cm (52 inc). tongkat ini boleh dipotong disesuaikan dengan tinggi badan dan lebar langkah tunanetra. Tinggi tongkat seukuran pusar pengguna, agar tidak kepanjangan atau kependekan dengan si pengguna.

2.      Batang: batang tongkat dibuat dari bahan alumunium yang kuat tapi ringan dengan garis tengah  12.5 millimeter (0.5 inc)

3.     Berat : berat tongkat keseluruhan kira-kira 175 gram atau anatara 6-8 cunces. Jadi harus ringan, untuk menghindari kelelahan dan ketegangan pada pergelangan tangan serta lengan tunanetra.

4.  Warna: Harus memenuhi syarat seperti yang tercantum dalam penetapan lalu lintas jalan perhubungan Pen-LP (surat keputusan Direktur Perhubungan dan Pengairan tanggal 26 sept 1936, No. W/1/9/2, lembaran-lembaran tambahan NP. 13699, seperti telah dirobah dan ditambah terakhir dengan penetapan Menteri  Perhubungan tanggal 1 Juli 1951 No. 244/Ment, Lembaran tambahan no. 144) pasal 4a

5.      Ujung: terbuat dari plastic atau nylon yang keras yang bila sudah using dapat dilepas dan diganti dengan mudah pleh tunanetra. Ukuran ujung tongkat, 6 cm garis tengah 18 atau 19 mm dan beratnya tidak lebih dari 20 gram

6.     Daya tahan: tongkat harus kuat menahan pemakaian yang keras di jalan, tidak mudah pecah dan bengkak dalam keadaan yang biasa.

7.      Kekakuan: harus benar-benar kaku, sehingga dapat untuk menentukan arah dan jarak

8.     Daya hantar: tongkat harus dapat digunakan untuk memeriksa dan meraba permukaan tanah dan benda-benda lainnya dengan ujungnya. Jadi harus mampu menyampaikan getaran.

9.   Keindahan: tongkat harus mempunyai keindahan, sehingga menarik bila dipandang dan tidak merendahkan derajat pemakainya

10.  Kaitan/crook: dibuat sekecil mungkin, supaya tidak mengait benda-benda lain dengan bahan yang tidak menambah berat tongkat melainkan hanya untuk keseimbangan

11. Pegangan/grip: pegangan tongkat dapat dibuat dari karet, plastic atau bahan lain yang enak dipegang dant idak licin. Panjang pegangan 18,5 cm. Bagian kanan pegangan dibuat datar untuk menempatkan telunjuk dan tepat searah dengan kaitan.

 

Syarat dan ciri-ciri Tongkat lipat (Collapshible cane):


1.   Sambungan: sambungan harus dibuat yang kokoh dan kuat untuk melindungi tali/kabel yang menjadi pegangan serta tidak mudah lepas. Jumlah sambungan harus ganjil, misalnya 3 atau 5 supaya kalau dilipat tunanetra tidak memegang ujung tongkat yang kotor. Jumlah sambungan juga harus dibuat seminim mungkin supaya kalau dilipat tidak terlalu besar.

2.    Kabel/tali: didalam pipa tongkat lipat kabel/tali untuk bahan penegang harus dibuat yang kuat, sehingga sambungan benar-benar rapat, kokoh dan tahan lama dipakai. Kabel ini harus mudah diganti oelh tunanetra sendiri.

3.  Lipatan: tongkat harus mudah dilipat, sehingga mudah disimpan oleh tunanetra jika tidak digunakan. Lipatan dibuat yang kecil agar mudah disimpan dalam tas atau didalam tas atau dalam saku jacket.

4.      Ciri lainnya sama dengan tongkat panjang.

 
Bagian-bagian tongkat:

1.      Kaitan (Crook) untuk tongkat panjang 
2.      Pegangan/Grip
3.      Reflector
4.      Ujung tongkat/tip







note : sumber @yanikasfam